Hallokarawang.com, Karawang – Sejumlah 1.408 mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), di program strata dua (S2), strata satu (S1) juga diploma tiga (D3), di tahun akademik ini sudah kelar menjalani perkuliahannya. Sebab itu bertempat di aula kampusnya, Jalan HS. Ronggowaluyo, Telukjambe Timur selama dua hari sampai Minggu (25/10), oleh pihak rektoratnya mereka pun diwisuda.

Ke-1.408 wisudawan dan wisudawati Unsika itu berada di 18 program studi (Prodi). Yakni 52 orang dari Prodi Magister Manajemen (S2), 33 orang Prodi Agroteknologi (S1), 112 orang Prodi Kebidanan (D3), 67 orang Prodi Pendidikan Agama Islam (S1), 58 orang Prodi Teknik Industri (S1), 15 orang Prodi Teknik Mesin (S1), 29 orang Prodi Teknik Mesin (D3), 185 orang Prodi Pendidikan Matematika (S1), 166 orang Prodi PJKR (S1).

Selain itu 81 orang Prodi Ilmu Hukum (S1), 84 orang Prodi Manajemen (S1), 75 orang Prodi Akuntansi (S1), 29 orang Prodi Akuntansi (D3), 55 orang Prodi Teknik Informatika (S1), 43 orang Prodi Ilmu Pemerintahan (S1), 20 orang Prodi Ilmu Komunikasi (S1), 21 orang Prodi PLS (S1), dan 283 orang Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (S1).

Kata Humas Unsika, Rifa Arifin, SP seusai acara, wisuda di kampusnya yang kali ini merupakan pelengkap dari keseluruhan 13.517 alumni. Keseluruhan mereka, baik yang strata dua, strata satu maupun diploma tiga, sebut Rifa, sudah dinyatakan berhasil dan lulus.

Rektor Unsika, Prof. Dr. H. M. Wahyudin Zarkasyi, CPA di kesempatan itu mengucapkan selamat bagi para wisudawan dan wisudawati, termasuk orangtua dan keluarganya. Tetapi di balik itu, Rektor juga mengingatkan bahwa para lulusan harus dapat dan mampu menghadapi tuntutan kompetensi dalam standar dan kualifikasi yang semakin kompleks.

Hal itu, dijelaskan Rektor, juga terkait globalisasi serta pasar bebas seiring diberlakukannya Asean Economy Community. “Pada masanya nanti, dari semua negara Asean akan bebas keluar masuk tenaga ahli yang menjadi pesaing nyata dalam dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, diingatkan pula bahwa seorang sarjana dikatakan mandiri jika dalam dirinya memiliki sikap bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Juga mampu mengatasi kesulitan dan menyelesaikan masalah sendiri, mengenal kemampuan diri sendiri, berpikir positif dan berwawasan global.

Vivi Pilih Bidan untuk Membantu Sesama
Salah satu wisudawan yang berbahagia adalah Vivi. Pendek saja, memang nama panggilannya. Tetapi jangan dikira cara berpikir lulusan Prodi Kebidanan Unsika Karawang, 2015, ini pun sependek panggilan namanya.

Mojang kelahiran Karawang, 25 November 1994, ini juga punya pemikiran cukup dewasa. Ditemui seusai mengikuti wisuda di kampusnya, kemarin (25/10).

Vivi yang punya nama lengkap Avirotul Hasbiani ini mengaku meski sebenarnya saat masih di SMAN 5 Karawang punya kegiatan di bidang seni teater, tetapi dia tidak tertarik untuk menekuninya menjadi sebuah lahan kehidupan.

Untuk hal yang satu itu, yang danggapnya prinsipil, “Aku lebih suka menjadi seorang bidan, deh.” katanya.

Alasan si geulis soal pilihannya, sebab katanya untuk bisa menjalani hidup sekaligus menolong sesama. Tak bermaksud menyangkal bahwa kehidupan seorang pekerja seni pun tak berarti tidak bisa membantu sesama.

Namun, putri Mantri Polisi Kantor Camat Lemahabang, Karawang, Drs. Vivar Irvana, ini mengaku lebih merasa klop di dunia kebidanan.

“Dan untuk itulah, makanya aku pilih kuliah di kebidanan. Lebih terkonsentrasi menolong keselamatan ibu dan anak, kan termasuk yang dianjurkan agama juga,” ucap Vivi, tulus. (dewa)