Hallokarawang.com, Kutawaluya – Guru yang seharusnya menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya, justru melakukan kekerasan terhadap siswanya yang bernama M. Ade Sujana (12) anak dari pasangan Ny Ela dengan Dadang Sujana Warga Dusun Rt 01/02 Desa Gandok. Siswa kelas 7E SMPN I Kutawaluya ini diduga dianiaya oknum guru honor berinisial AW.

Akibat kejadian tersebut, M. Ade mengalami trauma dan sudah satu bulan ini enggan untuk masuk sekolah, Pihak keluarga pun terpaksa harus membujuk bocah tersebut untuk tetap masuk sekolah supaya tidak ketinggalan pelajaran. Sejak kejadian tanggal 22 Oktober 2015, hingga saat ini dikabarkan M. Ade belum masuk sekolah. “Saya dipukul dengan gagang sapu sampai luka di bahu memar,gagang sapunya sampai patah,” ujar M. Ade Sujana kepada Hallokarawang.com.

Menurut Ade, guru tersebut memang kerap bertindak agak kasar, dan itu bukan hanya dilakukannya kepada dirinya saja, tapi sebelumnya juga pernah terjadi pada siswa lain. “Sebelumnya juga sering bertindak kasar pada siswa lain,” ucapnya.

Dadang selaku orangtua korban mengkhawatirkan, jika banyak anak lain yang akan diperlakukan sama dengan M.Edi Sujana. “Saya khawatir hal ini terjadi kepada murid yang lain juga. Takutnya ada masalah di rumah, murid yang jadi sasaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMPN I Kutawaluya ketika di konfirmasi, pihaknya mengatakan semuanya sudah beres. “Bahkan kemaren ada wartawan yang mengurus, dan orang tuanya juga sudah beres, yang jelas sudah tidak ada permasalahan lagi,” katanya seolah olah terkesan tidak terjadi apa apa.

Namun beberapa orang tua murid sangat mengkhawatirkan dengan adanya tindakan oknum guru seperti itu akan terjadi juga pada anaknya. Seperti dikatakan Nana. “Sepantasnya guru honor seperti itu jangan dipakai, toh itu hanya guru honor dan masih banyak yang menginginkan jadi guru honor kok,” ucapnya.

“Baru jadi guru honor sudah begitu apalagi sudah PNS, bisa habis para murid. Kepsek harus mengambil tindakan, jangan sampai ada orang tua siswa lapor ke DISDIK,” ujar Nana. (Kusnadi)