Hallokarawang.com, Karawang – Ratusan petani korban peramapsan tanah yang dilakukan oleh PT Pertiwi Lestari terhadap petani blok kutatandingan Kampung Kiarahayam Desa Wanjaya Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang Jawa Barat, Selasa (17/1/2017)

Mengapresiasi penuh langkah Mantan Bupati Karawang juga Anggota DPR RI Drs Dadang S. Muchtar atau Dasim untuk mengusut tuntas dugaan suap yang diduga dilakukan oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana terhadap proses perizinan PT Pertiwi Lestari.

Selain memberikan dukungan, petani juga mengajak agar keterlibatan Dasim selaku Ketua LVRI Karawang yang mempunyai persoalan sama, berkonflik dengan PT Pertiwi Lestari, untuk terjun langsung bersama-sama petani memperjuangakan hak atas tahan yang terampas.

Sepanjang perjalanan manifestnya konflik sengketa lahan di Karawang. Rezim Cellica Nurrachadiana tidak pernah berbicara dalam kebijakannya, memperjuangakan hak atas tanah bagi para petani.

“Malah selama masa kepemimpinanya, ratusan petani bahkan ribuan hektar lahan petani. Digerus dan digilas oleh kepentingan investasi yang dilegalkan oleh rezim yang berkuasa har ini,”ujaranya salah satu tim non litigasi Petani Kiarahayam, Azzam Inggar Pernana, SE di Karawang.

Rezim anti rakyat dr Cellica Nurrachadiana dan H Ahmad Zamaksyari. S.Ag, selama berkuasa, sedikitnya 11 orang petani di Karawang dikriminalisasi. Bahkan para petani kini terusir dari penghidupan dan tempat tinggalnya.

“Malapetaka bagi petani dimpimpin oleh rezim anti rakyat seperti mereka,”tegasnya Azzam.

Kini ratusan petani yang terusir dari tempat tinggalnya itu, diungsikan sementara di rusunawa Adiaras, hingga dilanda kelaparan. Akibat pasokan logistik sehari-hari ratusan petani dicabut pleh Pemda Karawang, dengan alasan yang tidak jelas. Puluhan anak usia sekolah, harus terpaksa putus dari bangku sekolahnya.

“Lagi-lagi ini perbuatan rezim anti rakyat yang sengaja tidak mengkehendaki kesejahteraan pahlawan pangan di bumi lumbung padi,”tulasnya Azzam. (eko)